Inilah Sederet Pemain Bola Meninggal di Lapangan Hijau

Pemain Bola Meninggal

Dunia sepakbola selalu menjadi pembicaraan yang hangat. Namun, tidak sedikit yang mengetahui betapa kerasnya arena lapangan hijau. Banyak pemain bola meninggal di lapangan hijau baik saat maupun usai bertanding. Hal ini sebagai bukti bahwa setiap profesi memiliki risiko masing-masing. Terdapat beberapa pesepak bola yang tutup usia di arena tempat bertanding dengan penyebab yang beragam.

Sepintas menjadi pesepak bola adalah hal yang mudah, padahal banyak kerja keras yang harus dilakukan. Latihan yang rutin dan ketat serta tampilan yang ciamik di arena lapangan adalah hal yang harus diperjuangkan dengan penuh kerja keras. Namun, tidak sedikit di antara pesepak bola yang harus mengorbankan nyawanya di arena lapangan hijau dengan beragam sebab, seperti serangan jantung, insiden tabrakan dengan lawan, dan sebagainya. Lalu, siapa saja pemain bola yang meninggal di arena pertandingan? Yuk simak informasinya!

Contents

READ  Bursa Transfer Inter Milan Akan Libatkan Pemain Gelandang Dari Manchaster United

1.   Akli Fairuz

Deretan pertama diisi oleh pemain sepakbola asal Banda Aceh. Akli Fairus tutup usia pada tahun 2014 dalam rangka membela Persiraja. Dikabarkan bahwa Akli meninggal karena adanya insiden tabrakan yang keras dengan kipper lawan. Berdasar pemeriksaan medis, benturan kuat tersebut menyebabkan sobeknya bagian usus, sehingga nyawanya pun tidak tertolongkan.

2.   Antonio Puerta

Selanjutnya, pemain bola meninggal di arena lainnya yakni Antonio Puerta. Seorang pesepak bola yang dikabarkan meninggal karena mengalami serangan jantung. Tepat pada hari Sabtu, tanggal 25 Agustus tahun 2007, Antonio terjatuh di menit ke-35 pertandingan yang sedang berlangsung. Dengan segera, pesepakbola ini dilarikan ke rumah sakit dan sebelum dinyatakan meninggal, Antonio tidak sadarkan diri selama tiga hari.

3.   Cristiano Sebastio

Insiden tabrakan lainnya terjadi pada pesepak bola Cristiano Sebastio. Pemain bola yang satu ini dikabarkan meninggal pada tahun 2004 usai terlibat insiden benturan kuat dengan kipper Mohun Began selaku pihak lawan. Setelah

READ  Jajaran 6 Pemain Sepak Bola yang Masuk dalam Kategori Bek Terhebat di dunia

4.   Eri Irianto

Selanjutnya, pemain bola meninggal di arena pertandingan lainnya berasal dari pemain nasional berkelahiran Sidoarjo. Eri merupakan salah satu pemain Persebaya yang dikabarkan meninggal pada 3 April tahun 2000 silam. Adapun penyebab kematiannya yakni karena mengalami serangan jantung di lapangan hijau ketika pertandingan  melawan PSIM.

5.   Hrvoje Custic

Kabar duka lainnya yakni Hrvoje Custic yang meninggal karena kecelakaan di lapangan. Kepala terbentur keras pada tembok stadion. Hal ini tentunya menjadi salah satu kecelakaan tidak terduga dan mengharuskan Custic dibawa ke rumah sakit. Namun, karena lukanya yang parah membuat Custic harus menghembuskan napas terakhirnya pada tanggal 3 April tahun 2009.

6.   John Thomson

Pesepak bola lainnya yang meninggal karena kerasnya pertandingan di lapangan hijau yakni John Thomsson. Seorang pemain bola yang harus menghembuskan napas terakhirnya di usia masih muda yakni 22 tahun. Hal ini disebabkan karena terjadi benturan kuat dengan pihak lawan yang menyebbakan bagian kepala dan lututnya retak.

READ  Bursa Transfer Arsenal Terbaru: Kabar Hengkangnya Pemain dan Calon Amunisi

7.   Jumaidi Abdi

Nama lainnya yang masuk ke dalam deretan pemain bola meninggal di arena lapangan hijau yakni Jumaidi Abdi. Seorang pesepak bola yang tutup usia pada tahun 2009 karena terlibat benturan kuat dengan lawan. Pemain boal nasional ini harus mengorbankan nyawanya dalam rangka membela PKT ketika melawan Persela Lamongan.

8.   Marc-Viven Foe

Di menit ke-72 pemain bola Marc Viven Foe tiba-tiba tidak sadarkan diri. Beradasar kabar yang beredar hal ini terkadi karena Marc mengalami serangan jantung. Tim medis yang berada di pinggir pun dengan segera memeriksa kondisi Marc dan setelah 45 menit megalami perawatan, nyawanya tidak bisa diselamatkan.

Nah, itulah beberapa deretan pemain bola meninggal di arena lapangan hijau. Hal ini menjadi salah satu pengingat agar setiap pemain bisa berhati-hati, karena kecelakaan bisa terjadi kapan dan di mana saja. Setiap karir memiliki risiko masing-masing yang hendaknya disikapi dengan penuh kebijakan dan kewaspadaan.

You May Also Like

About the Author: Jose Fernando