Profil Yanto Basna Awal Karir Hingga Sukses

Profil Yanto Basna

Salah satu pesepak bola yang karirnya semakin meningkat saat ini adalah Yanto Basna. Maka dari itu, sangat penting sekali untuk mengetahui tentang profil Yanto Basna untuk menambah daftar pemain bola idola tanah air. Yanto sendiri merupakan pemain bola yang patut untuk diapresiasi akan penampilannya di pertandingan.

Pesepak bola asal Papua ini merupakan pemain yang sangat brilian. Tentunya sudah banyak prestasi yang mampu ditorehkan, entah itu untuk klub maupun Tim Nasional. Tanpa berlama-lama lagi, berikut ini adalah profil lengkap dari seorang Yanto Basna.

Biodata Lengkap

Rudolf Yanto Basna merupakan nama lengkap yang dimilikinya. Untuk keseharian dan di dalam pertandingan sering dipanggil dengan nama Yanto Basna. Yanto Basna sendiri merupakan pemuda Indonesia yang berasal dari tanah Papua. Sorong, 12 Juni 1995 merupakan tempat dan tanggal kelahiran dari seorang Yanto Basna.

Yanto sendiri merupakan pemain bola yang memiliki bentuk tubuh sangat ideal. Yang mana untuk tinggi badan yang dimilikinya adalah 1,80 meter. Hingga tahun ini dan dalam usia yang sangat muda, Yanto telah melakukan kontribusi yang sangat banyak kepada klub ataupun Tim Nasional.

Kecerdikannya dalam menggalang lini belakang dengan sangat rapat dan apik, membuatnya disukai oleh klub maupun Tim Nasional bola. Karena kecerdikannya itu juga, seorang Yanto mampu menutup lawan main dalam membobol gawang. Tidak heran lagi, jika kemenangan selalu diraih oleh klub maupun Timnas yang bersama dengan Yanto Basna.

Perjalanan Karir Rudolf Yanto Basna

Perjalanan karir hingga sukses seperti saat ini, bukanlah suatu hal yang sangat mudah untuk dijalani oleh Yanto Basna. Tentunya beragam cobaan dan rintangan, sudah terbiasa dihadapinya semenjak meniti karirnya di dunia sepak bola. Profil yanto basna tidak bisa terlepas dari perjalanan awal karirnya.

Di mana Yanto Basna pertama kali dipanggil oleh Indra Sjafri yang diajak untuk membela Garuda Muda U-19. Kendati demikian, panggilan ini tidak membuat dirinya menjadi pemain utama dalam U-19. Melainkan untuk beberapa kesempatan pertandingan yang pernah dihadapinya, Yanto hanya menjadi pengisi kursi cadangan saja.

Walau demikian, pesepak bola muda asal Papua ini tidak pernah putus asa untuk meniti karirnya. Malah sebaliknya, seorang Yanto Basna terus bekerja keras untuk berlatih dengan kedisiplinan yang sangat tinggi. Hingga pada akhirnya bisa seperti sekarang ini dalam mendapatkan kepercayaan untuk klub dan Timnas bola.

Pernah Bermain Untuk Tim Mitra Kukar

Pada tahun 2015 lalu keadaan dunia sepak bola di Indonesia tidak semeriah sekarang ini. Apalagi saat ini PSSI sedang dibekukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga. Namun di tengah-tengah keadaan tersebut ada sebuah pertandingan yang dicetuskan oleh TNI dengan nama kejuaraan “Jendral Sudirman Cup”.

Dari pertandingan itulah muncul gelar juara baru, yakni dari Tim Mitra Kukar. Yang mana tim sepak bola ini berhasil mengalahkan Semen Padang di Gelora Bung Karno dengan skor 2-0. Jika dilihat-lihat dari sejarah sepak bola Indonesia, Tim Mitra Kukar adalah tim bola yang jarang mendapatkan gelar juara dalam turnamen.

Dari sekian pemain yang ada dalam tim tersebut, salah satu nama yang paling menonjol adalah Yanto Basna. Di mana Yanto sendiri terlihat sangat apik dan lincah dalam bermain. Berkat kehebatannya dalam menjaga lini belakang Mitra Kukar, Yanto sendiri dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam kompetisi tersebut.

Demikianlah profil Yanto Basna paling lengkap yang merupakan pemain bola Indonesia. Kesabaran dan ketelatenan dalam berlatih untuk menjadi yang terbaik, sangat patut untuk diacungi jempol. Selain itu, sifat rendah hati walau sudah berprestasi, sangat baik untuk dijadikan panutan semua orang.

Profil Mason Mount si Anak Emas Lampard dan Chelsea

Profil Mason Mount

Mason Tony Mount atau Mason Mount merupakan pemain gelandang serang (attacking midfielder) andalan skuad Chelsea saat ini. Pemain bertinggi badan 1,78 meter ini, seringkali menjadi starting line-up musim ini, hingga disebut sebagai anak emas. Profil Mason Mount si Anak Emas Lampard dan Chelsea ini akan menjelaskan riwayat hingga karirnya dalam sepak bola. Berikut ulasan profil lengkapnya.

Kehidupan dan Perjalanan Singkat Mason Mount

Pemain bernama lengkap Mason Tony Mount ini lahir pada 10 Januari 1999 (usia 22 saat ini). Lahir di Portsmouth, Hampshire dari keluarga Mount yang tingga di kota pelabuhan di Inggris. Ayahnya, Tony Mount sangat menggemari sepak bola, meskipun hanya bermain di level non-Liga. Cita-citanya pun dituangkan dalam diri Mount.

Mount masuk dalam akademi lokal, Boar Hunt F.C sejak umurnya 4 tahun. Mount menarik perhatian akademi Chelsea dan Pompei saat itu. Akhirnya, pada usia 6 tahun, ayahnya memutuskan Mount bergabung dengan Chelsea di tahun 2005. Di Akademi, Mount tumbuh dengan pemain-pemain hebat seperti John Terry dan David Luiz yang menjadi idolanya.

Karir Junior

Mount terus berkembang di dalam akademi Chelsea. Pada saat usianya 15 tahun atau di musim 2013-14, Mount berhasil melakukan debut juniornya di Chelsea u-18. Mount kemudian dipercaya untuk tampil pada musim-musim selanjutnya. Selanjutnya, Mount bermain secara reguler untuk Chelsea u-18 dan u-21 selama musim 2016-17.

Di Chelsea U-18 dan U-19, Mount pernah merasakan 1 kali UEFA Youth League Winner (2015-16) dan 1 kali English Youth League Winner (2016-17). Penampilannya berhasil memukau dengan mencetak 10 gol dari 30 pertandingan bersama Chelsea u-18. Mason Mount akhirnya menandatangani kontrak seniornya di musim 2017-18.

Karir Senior

Setelah menandatangani kontrak seniornya, ia langsung dipinjamkan ke klub Eredivisie, Vitesse Arnhem pada musim 2017-18. Karirnya cukup bagus di Vitesse dengan mencetak total 13 gol dan 10 assist. Hattrick pertamanya dicetak saat melawan ADO Den Haag dengan kemenangan 5-2.  Tidak sampai disitu, ia bahkan memenangkan Vitesse Player of the Year award.

Setelah masa peminjamannya dengan Vitesse habis, Mount akhirnya bergabung dengan Derby County pada 17 Juli 2008. Derby County merupakan klub Championship atau liga nomor 2 di Inggris. Frank Lampard yang saat itu menukangi Derby County memberikan posisi utama atas penampilannya.

Mount kembali mencetak hattrick keduanya saat melawan Bolton Wanderers dengan kemenangan 4-0. Pertandingan tersebut merupakan pertarungan penting bagi Derby demi babak playoff promosi ke Liga utama. Mount cukup sering bermain sebagai starting line-up bagi Derby County dengan 44 pertandingan dan mencetak 11 gol serta assist.

Menjadi Pemain Andalan Chelsea

Semusim di Derby County, Mount akhirnya menandatangani kontrak dengan Chelsea pada 15 Juli 2019. Perjalanan menjadikan profil Mason Mount si Anak Emas Lampard dan Chelsea, dimulai dari sini. Chelsea sebagai klub akademinya, dan Frank Lampard sebagai pelatihnya, menjadikan Mount dianggap sebagai ‘anak emas’. Di musim pertamanya, Mount berhasil menjalani 50 pertandingan dalam satu musim.

Mount menjadi pemain dari akademi Chelsea yang berhasil melakukan 50 pertandingan dalam satu musim di tim senior. Mount juga berhasil melesakkan 7 gol dan 6 assist dalam musim 2019-20. Hingga saat ini Mount tetap menjadi andalan Frank Lampard. Tercatat Lampard pernah mainkan Mount dalam posisi Central Midfielder, Left Midfielder, Left Winger, Right Winger, dan Right Midfielder.

Karir Tim Nasional

Mount telah masuk dalam skuad Three Lion sejak level u-16 pada tahun 2014. Total selama karir juniornya di Tim Nasional Inggris, Mount selalu menjadi yang utama, dengan 40 pertandingan, mencetak 13 gol dan 10 assist. Di Tim Nasional Inggris u-19, Mount juga berhasil memenangkan  European u19 Champion pada tahun 2017.

Penampilannya yang apik di timnas junior dan klub membuat Gareth Southgate, pelatih timnas senior Inggris, memasukkannya dalam skuad Inggris di Kualifikasi UEFA Euro 2020. Total 13 pertandingan yang telah dijalani bersama timnas senior. Sejauh ini, Mount berhasil mencetak 3 gol dan 1 assist.

Demikianlah, ulasan singkat Profil Mason Mount si Anak Emas Lampard dan Chelsea. Labelnya tersebut, diharapkan mampu menjadi motivasi besar bagi dirinya untuk terus berkembang. Permainannya yang semakin apik dan konsisten akan menjadikannya masa depan cerah bagi Chelsea maupun Timnas Inggris.

Jajaran 6 Pemain Sepak Bola yang Masuk dalam Kategori Bek Terhebat di dunia

Bek Terkebat

Dalam permainan sepak bola pada umumnya posisi bek terbagi menjadi tiga bagian yakni bek tengah, bek kanan dan bek kiri. Bek sendiri merupakan pemain sepak bola yang menempati posisi belakang area pertahanan. Untuk menentukan bek terhebat di dunia tentunya membutuhkan beberapa persyaratan dan juga kategori. Diantaranya semisal harus memiliki atribut defender yang cukup mumpuni.

Atribut defender tersebut dapat berupa tackling, marking, heading sampai dengan reading game. Disamping itu, pemain yang menempati posisi bek juga harus mempunyai konsistensi permainan yang tidak berubah-ubah. Terdapat faktor lain yang dapat mengantarkan pemain bek hingga sampai mendunia, seperti faktor tim serta perolehan trofi. Berikut jajaran pemain yang berhasil menempati posisi bek dengan popularitas tinggi:

1. Trent Alexander-Arnold

Pemain yang satu ini berhasil mendulang prestasi dengan menjadi bek terhebat di dunia saat usianya masih cukup muda. Dengan masuk klub sepak bola Liverpool membuat kemampuan yang dimiliki Arnold semakin meningkat. Bahkan pemain ini banyak dikenal sebagai pemain yang handal dalam melakukan aksi attacking. Pemain asal Inggris ini berhasil mendapatkan gelar pemain dengan jumlah assist paling banyak.

2. Achraf Hakimi

Pemain bek yang satu ini tengah memperkuat klub sepak bola Inter Milan dengan kemampuan yang beragam. Pasalnya selain mampu menempati posisi bek sayap, Hakimi juga jago dalam posisi bek kanan maupun bek kiri. 

Sebelum menjatuhkan pilihan untuk memperkuat klub Inter Milan, Hakimi tercatat sempat memperkuat klub Dortmund. Bersama dengan Dortmund, Hakimi berhasil menunjukkan tampilan yang cukup konsisten serta kekuatan maksimalnya.

3. Sergio Ramos

Pemain yang satu ini memiliki rekam jejak selama sepuluh musim terakhir mampu tampil dengan cukup baik dan selalu masuk dalam jajaran pemain bek terhebat di dunia. Dengan memiliki kemampuan bermain defending yang cukup baik membuat Ramos dapat melakukan tendangan gol-gol yang tepat. Tidak heran jika pemain asal Spanyol ini sering dijadikan eksekutor penalti untuk klub sepak bola Real Madrid.

4. Alphonso Davies

Alphonso Davies merupakan salah satu pemain asal Kanada yang berhasil menempati posisi bek kiri dengan predikat terbaik. Pemain ini banyak dikenal sebagai pemain yang memiliki kemampuan berlari yang cukup cepat serta crossing apik. Banyak orang yang tertarik dengan pemain ini akibat kemampuan seimbang antara kekuatan penyerang dan kekuatan bertahan yang dimiliki oleh pemain Alphonso Davies.

5. Virgil van Dijk

Saat ini Virgil van Dijk sedang melebarkan sayapnya dengan bergabung dalam klub sepak bola Liverpool. Pilihannya tidak salah karena bersama dengan klub Liverpool, pemain ini dapat memperoleh penghargaan Ballon d’Or tahun 2019 meskipun hanya sebagai runner up. Tidak hanya Van Dijk saja yang mendapatkan keuntungan dalam kerja sama ini, melainkan klub Liverpool juga berhasil membawa pulang gelar juara Liga Champions pada musim 2019.

6. Andy Robertson

Andy Robertson adalah daftar pemain bek terhebat di dunia berikutnya. Pasalnya pemain ini memiliki kemampuan dalam menyerang dan juga crossing yang cukup mumpuni dalam mempertahankan daerah rawan. 

Banyak yang beranggapan bahwa klub Liverpool berhasil mendapatkan berbagai penghargaan dan juga gelar akibat mempunyai pemain belakang yang handal. Pemain asal Skotlandia ini sama halnya pemain Arnold yang menempati posisi bek kanan sedangkan Robertson menempati posisi bek kiri.

Demikian ulasan tentang daftar pemain yang berhasil menempati posisi bek terhebat di dunia tahun 2020. Beberapa pemain di atas memiliki skill dan kemampuan yang berbeda-beda sehingga satu pemain dengan pemain lainnya tidak sama, ada yang di posisi tengah, kanan dan kiri.

Sukses di Eropa, Inilah 7 Pemain Bola yang Beragama Islam!

Pemain Bola yang Beragama Islam

Liga Eropa merupakan salah satu liga sepak bola yang diisi oleh klub-klub besar dunia. Oleh sebab itulah, banyak pemain-pemain dunia yang bermimpi untuk dapat bertanding di liga terbesar di dunia ini. Meski pemain bola yang beragama islam disana cenderung menjadi minoritas, tak menurut beberapa pemain untuk tetap berkiprah di Liga Eropa.

Para pemain tersebut pun tidak hanya berasal dari negara-negara di Eropa saja, melainkan juga dari negara-negara lain seperti Mesir, Afrika hingga Arab. Dengan talenta mereka yang luar biasa, mereka pun tetap mampu bersaing dengan para pemain lain di Liga Eropa. Berikut adalah daftarnya!

1. Zinedine Zidane

Zidane merupakan salah satu pemain bola yang beragama islam paling terkenal di kalangan pecinta bola. Atlet keturunan Aljazair ini pernah menjadi pemain di Timnas Perancis sebagai gelandang serang. Ia mendapatkan gelar sebagai pemain terbaik versi FIFA sebanyak 3 kali dan menerima penghargaan Ballon d’Or di tahun 1998.

Kini, ia telah pensiun sebagai pemain bola dan menjadi seorang pelatih. Zidane saat ini sedang dipercaya untuk memegang klub Real Madrid dan berhasil membawa klub tersebut memenangi banyak pertandingan. Salah satunya ialah juara Liga Spanyol musim 2019-2020.

2. Mesut Ozil

Mesut Ozil adalah pesepak bola Jerman yang berkiprah di Liga Premier Inggris, sebagai pemain Arsenal. Di negaranya, ia juga dipercaya untuk memperkuat Timnas Jerman dengan posisi sebagai gelandang serang. Ia memiliki darah campuran Jerman-Turki dan diketahui sebagai penganut agama yang taat.

3. Mohamed Salah

Lahir pada 15 Juni 1992, Mohamed Salah adalah pesepak bola asal Mesir yang juga sangat sukses berkiprah di Eropa. Ia ditunjuk menjadi penyerang andalan untuk klub Liverpool yang berada di Liga Inggris. Salah sukses mencetak rekor di musim pertamanya bermain di Liverpool dengan mencetak 32 gol dari 36 pertandingan.

Ia memulai karirnya dengan bermain di Liga Premier Mesir pada tahun 2010. Saat itu, ia bermain untuk klub El Mokawloon. Darisana, karirnya pun kian menanjak hingga akhirnya berhasil menembus Liga Eropa.

4. Karim Benzema

Bernama lengkap Karim Mostafa Benzema, ia lahir di Perancis pada 19 Desember 1987 dan memiliki darah keturunan Aljazair. Ia dikenal sebagai penyerang dan juga pemain sayap dengan teknik bermain yang tak mudah untuk ditebak. Berkat kemampuannya, pada tahun 2011 Benzema mendapatkan penghargaan sebagai Pemain Prancis Terbaik oleh majalah France Football.

5. Nicolas Anelka

Nicolas Anelka merupakan penyerang asal Prancis yang pernah bermain untuk klub Juventus dan juga Chelsea. Ia dikenal karena kemampuannya dalam berlari, duel yang mematikan dan juga tendangan gawangnya yang akurat. Pada tahun 2004, Anelka menyatakan diri sebagai seorang mualaf  dan memiliki nama islami, Abdul Salam Bilal.

6. Frank Ribery

Memiliki keturunan Aljazair, Frank merupakan pemain bola yang beragama islam dan memiliki karir yang sukses di Eropa. Ia merupakan pemain sayap kiri yang handal, karena kecepatannya berlari dan juga enerjik. Kini, ia bermain untuk tim asal Jerman Bayern Munchen sejak 2007, dengan nilai transfer saat itu sebesar 25 juta euro.

7. Ibrahim Afellay

Ibrahim Afellay lahir di Utrecht, Belanda pada 2 April 1986. Memiliki kewarganegaraan Belanda, keluarga besar dari Ibrahim berasal dari Maroko. Saat ini, ia menjadi gelandang serang dari klub Stoke City. Pada Piala Dunia FIFA 2010, Ibrahim ditunjuk sebagai salah satu pemain berbakat yang masuk kedalam jajaran pemain di Timnas Belanda

Itulah tadi beberapa nama pemain bola yang beragama islam dengan prestasi di atas rata-rata. Para pemain ini, tetap teguh menjalankan syariat agamanya walau menjadi golongan minoritas di tempat dia bermain. Sebuah sikap yang patut untuk diteladani dan wajib dicontoh oleh banyak orang.

6 Pesepak Bola dengan Gaji Pemain Bola Termahal di Dunia

Gaji Pemain Bola Termahal

Menjadi pesepak bola merupakan sebuah profesi yang tak bisa dipandang sebelah mata, banyak yang mengira bahwa seorang pemain sepak bola itu hanya mengejar kesenangannya saja, ketika mendengar profesi tersebut, orang-orang akan menjudge dengan stigma pemain bola tidak memiliki masa depan. Bagi yang masih berpikiran seperti itu, berarti belum tahu berapa gaji pemain bola termahal di dunia.

Nah, bagi yang memiliki hobi atau cita-cita menjadi pemain sepak bola kelas dunia, jangan sedih ketika mendengar stigma negatif dari kebanyakan orang. Karena dalam artikel ini akan membahas tentang 6 Pesepak bola dengan gaji pemain bola termahal di dunia. Penasaran siapa saja? Yuk simak sampai habis.

1. Antoine Griezmann

Antoine Griezmann merupakan pesepak bola asal Perancis yang saat ini tengah bermain dengan klub Barcelona dengan posisi sebagai sayap kiri. Pertama kali bergabung di Barcelona pada 14 Juli 2019 dengan kontrak selama 5 tahun ini ternyata memiliki gaji sebesar $ 33 juta atau setara dengan Rp 467 miliar per tahunnya.

2. Paul Pogba

Paul Pogba, seorang pesepak bola yang terbilang cukup muda asal Perancis yang saat ini tengah bergabung dengan klub Manchester United posisi gelandang atau central midfield. Pemain bola yang terbilang masih muda ini ternyata sudah memiliki gaji per tahunnya senilai $ 34 juta atau setara dengan Rp 481 miliar. Nah, masih muda saja sudah jadi miliarder, yakin masih meremehkan profesi sepak bola?

3. Mohamed Salah

Siapa yang tak kenal dengan pemain asal mesir ini? Mohamed Salah merupakan pemain penyerang dari klub sepak bola Inggris, Liverpool. Pemain dengan nomor punggung 11 ini ternyata memiliki gaji senilai $ 37 juta atau setara dengan Rp 524 miliar per tahun oleh klub sepak bola Liverpool. Pendapatan tersebut diperoleh dari endorse, Vodafone, Uber, dan masih banyak lagi.

4. Neymar Jr.

Neymar Jr dengan nama lengkap Neymar da Silva Junior merupakan pesepak bola berumur 28 tahun asal Brasil. Saat ini tengah bermain di klub Paris Saint-Germain dengan posisi andalannya sebagai penyerang atau Left Winger.

Neymar kini memiliki penghasilan sebesar $ 96 juta atau setara dengan Rp 1.3 triliun. Pendapatan terbesar neymar didapatkan dari kesepakatan endorse dengan Puma setelah sebelumnya bekerja sama dengan Nike. Selain itu, saat ini ia juga pernah memiliki nilai pasar tertinggi sebesar Rp 3.123,70 Miliar.

5. Cristiano Ronaldo

Siapa yang tak kenal dengan pemain satu ini? Pemain legendaris yang nyaris diidolakan oleh para pecinta bola. Ya, Cristiano Ronaldo, pemain berusia 35 tahun asal Funchal, Madeira, Portugal. Pemain yang menjadi kapten timnas Portugal pernah meraih masa kejayaan selama berada di Manchester United.

Masalah pendapatan? Tentu sudah tak diragukan lagi. Pemain dengan posisi andalan sebagai penyerang ini memiliki gaji senilai $ 117 juta atau setara dengan Rp 1.6 triliun. Pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik Eropa pada tahun 2008, dan memiliki nilai pasar tertinggi Rp 2.085,80 Miliar.

6. Lionel Messi

Terakhir, pemain sepak bola dengan nilai kekayaan tertinggi di dunia, Lionel Messi. Pemain dengan posisi andalan sebagai penyerang asal Argentina yang saat ini dikontrak oleh Barcelona memiliki penghasilan per tahun sebanyak $ 126 juta atau sekitar Rp. 1.7 triliun.

Selama debut pertamanya di tahun 2004, Messi telah mencetak gol sebanyak 640. Nilai pasar tertinggi pernah diraihnya sebesar Rp 3.128,70 miliar, dan saat ini sekitaran Rp. 1.390,53 miliar. Sampai detik ini, Lionel Messi yang tercatat sebagai pemain sepakbola dengan gaji pemain bola termahal di dunia.

Nah, itulah daftar 6 pesepak bola dengan gaji pemain bola termahal di dunia. Bagi yang memiliki cita-cita seperti Lionel Messi, jangan pernah patah semangat dan jangan pernah mendengarkan cercaan orang lain. sudah banyak yang membuktikan bahwa bermain bola itu bisa menjanjikan masa depan yang gemilang.

Profil Jesse Lingard Pemain Yang Dijuluki Lingardinho Oleh Netizen

Pfrofil Jesse Lingard

Jesse Ellis Lingard lahir di Inggris tepatnya di Kota Warrington pada tanggal 15 Desember 1992. lingard bermain di posisi gelandang penyerang hingga posisi sayap. Lingard saat ini memperkuat tim raksasa dari Inggris yaitu Manchester United. Penasaran bagaimana profil Jesse Lingard yang dapat julukan unik oleh fans? Berikut informasi lengkapnya!

Perjalanan Karir Jesse Lingard

Profil Jesse Lingard yang pertama yaitu: Lingard melakukan debut profesional pertamanya pada musim 2011-2012. Saat itu Lingard berhasil membawa tim muda MU menjuarai Piala FA. Walaupun lingard membawa tim MU juara lantas tidak langsung mendapat tempat di skuad utama. Untuk di timnas, Lingard menjalani debutnya pada tanggal 08 Oktober 2016.

Tahun 2012 Lingard dipinjamkan ke klub Leicester City, selama membela Leicester Lingard hanya bermain selama 5 pertandingan. Jesse Lingard sempat dipinjamkan ke beberapa klub seperti Birmingham City, Brighton dan terakhir Derby County. Lingard kembali ke tim utama MU pada musim 2015-2016 pada era Louis Van Gaal. 

Selama 5 musim berseragam MU, Lingard telah bertanding sebanyak 209 laga. Lingard juga telah mengoleksi 33 gol dan 16 Assist di semua ajang kompetisi. Lalu untuk Timnas Inggris Lingard telah bertanding sebanyak 24 pertandingan dan menorehkan 4 gol. 

Pada musim 2020/2021 ini Lingard hanya bermain selama 2 pertandingan, itupun di ajang league Cup bukan Premier League.

Jesse lingard Dijadikan Lelucon Oleh Fansnya Sendiri

Jesse Lingard merupakan pemain Manchester united yang paling banyak dibicarakan oleh fansnya sendiri. Bukan karena performanya yang gemilang saat membela the red devil (Julukan tim Manchester United). Tapi karena performanya dia setiap bertanding, bahkan fansnya sendiri sudah bosan melihat performa buruk dari Lingard.

Sehingga fansnya sendiri membuat julukan untuk Lingard yaitu Lingardinho, julukan tersebut sangat terkenal di sosial media. Tidak hanya Julukan Lingardinho saja yang dibicarakan di sosial media. Di media sosial muncul video unik dengan judul “Jesse Lingard, Most Beautiful Goals and Assists of 2019”.

Dari judul tersebut harusnya menarik untuk dilihat jika seorang pemain bola dibuatkan video seperti itu. Namun video tersebut berkata lain karena durasi video yang sangat singkat. Alasan video tersebut singkat karena lingard pada saat itu tidak mencetak satupun gol maupun assist.

Tidak hanya video itu saja yang menjadi bahan candaan di media sosial. Bahkan ada sebuah meme foto Lingard yang disandingkan dengan gambar pohon. Meme tersebut berisi kesimpulan bahwa pohon lebih bermanfaat daripada lingard karena menghasilkan sebuah oksigen.

2019/2020 Menjadi Musim Terburuk Bagi Jesse Lingard

Musim tersebut merupakan terburuk bagi Jesse Lingard. Pasalnya di musim tersebut Lingard hanya dimainkan Oleh sebanyak 22 pertandingan di ajang kompetisi Premier League. Dalam pertandingan tersebut Lingard hanya 9 kali sebagai starter sisanya sebagai pengganti.

Kontribusi bagi klub juga terbilang minim saat itu, karena Lingard hanya mengoleksi 1 gol. Gol tersebut tercipta pada pekan terakhir premier league melawan Leicester city pada menit 90+8. Gol tersebut membuat mantan pemain Hove & Brighton mengakhiri puasa golnya selama 182 hari.

Jesse Lingard Aktif Bermain sosial media

Profil Jesse Lingard yang terakhir yaitu selain bermain sepak bola, dia juga memiliki channel youtube sendiri. Channel youtubenya memiliki nama Jesse Lingard official dan telah diikuti sebanyak 316 ribu pengikut.

Dalam channel Youtube tersebut terdapat 22 video dan telah ditonton lebih dari 9 juta kali. Lingard juga memiliki akun twitter (@jesselingard) dengan 1,9 Juta Pengikut, dan Instagram (@jesselingard) 6,6 juta pengikut.

Itulah profil Jesse Lingard yang penulis sajikan diatas. Pemain bernomor punggung 14 ini selalu mengecewakan fans selama selama bertanding. Hal tersebut membuat fans MU memberi julukan bagi Lingard yaitu lingardinho. Julukan lingardinho ini merupakan gabungan dari nama lingard dan Ronaldinho, yang berarti lingard ini disandingkan dengan legenda asal Brasil Ronaldinho.

Inilah Sederet Pemain Bola Meninggal di Lapangan Hijau

Pemain Bola Meninggal

Dunia sepakbola selalu menjadi pembicaraan yang hangat. Namun, tidak sedikit yang mengetahui betapa kerasnya arena lapangan hijau. Banyak pemain bola meninggal di lapangan hijau baik saat maupun usai bertanding. Hal ini sebagai bukti bahwa setiap profesi memiliki risiko masing-masing. Terdapat beberapa pesepak bola yang tutup usia di arena tempat bertanding dengan penyebab yang beragam.

Sepintas menjadi pesepak bola adalah hal yang mudah, padahal banyak kerja keras yang harus dilakukan. Latihan yang rutin dan ketat serta tampilan yang ciamik di arena lapangan adalah hal yang harus diperjuangkan dengan penuh kerja keras. Namun, tidak sedikit di antara pesepak bola yang harus mengorbankan nyawanya di arena lapangan hijau dengan beragam sebab, seperti serangan jantung, insiden tabrakan dengan lawan, dan sebagainya. Lalu, siapa saja pemain bola yang meninggal di arena pertandingan? Yuk simak informasinya!

1.   Akli Fairuz

Deretan pertama diisi oleh pemain sepakbola asal Banda Aceh. Akli Fairus tutup usia pada tahun 2014 dalam rangka membela Persiraja. Dikabarkan bahwa Akli meninggal karena adanya insiden tabrakan yang keras dengan kipper lawan. Berdasar pemeriksaan medis, benturan kuat tersebut menyebabkan sobeknya bagian usus, sehingga nyawanya pun tidak tertolongkan.

2.   Antonio Puerta

Selanjutnya, pemain bola meninggal di arena lainnya yakni Antonio Puerta. Seorang pesepak bola yang dikabarkan meninggal karena mengalami serangan jantung. Tepat pada hari Sabtu, tanggal 25 Agustus tahun 2007, Antonio terjatuh di menit ke-35 pertandingan yang sedang berlangsung. Dengan segera, pesepakbola ini dilarikan ke rumah sakit dan sebelum dinyatakan meninggal, Antonio tidak sadarkan diri selama tiga hari.

3.   Cristiano Sebastio

Insiden tabrakan lainnya terjadi pada pesepak bola Cristiano Sebastio. Pemain bola yang satu ini dikabarkan meninggal pada tahun 2004 usai terlibat insiden benturan kuat dengan kipper Mohun Began selaku pihak lawan. Setelah

4.   Eri Irianto

Selanjutnya, pemain bola meninggal di arena pertandingan lainnya berasal dari pemain nasional berkelahiran Sidoarjo. Eri merupakan salah satu pemain Persebaya yang dikabarkan meninggal pada 3 April tahun 2000 silam. Adapun penyebab kematiannya yakni karena mengalami serangan jantung di lapangan hijau ketika pertandingan  melawan PSIM.

5.   Hrvoje Custic

Kabar duka lainnya yakni Hrvoje Custic yang meninggal karena kecelakaan di lapangan. Kepala terbentur keras pada tembok stadion. Hal ini tentunya menjadi salah satu kecelakaan tidak terduga dan mengharuskan Custic dibawa ke rumah sakit. Namun, karena lukanya yang parah membuat Custic harus menghembuskan napas terakhirnya pada tanggal 3 April tahun 2009.

6.   John Thomson

Pesepak bola lainnya yang meninggal karena kerasnya pertandingan di lapangan hijau yakni John Thomsson. Seorang pemain bola yang harus menghembuskan napas terakhirnya di usia masih muda yakni 22 tahun. Hal ini disebabkan karena terjadi benturan kuat dengan pihak lawan yang menyebbakan bagian kepala dan lututnya retak.

7.   Jumaidi Abdi

Nama lainnya yang masuk ke dalam deretan pemain bola meninggal di arena lapangan hijau yakni Jumaidi Abdi. Seorang pesepak bola yang tutup usia pada tahun 2009 karena terlibat benturan kuat dengan lawan. Pemain boal nasional ini harus mengorbankan nyawanya dalam rangka membela PKT ketika melawan Persela Lamongan.

8.   Marc-Viven Foe

Di menit ke-72 pemain bola Marc Viven Foe tiba-tiba tidak sadarkan diri. Beradasar kabar yang beredar hal ini terkadi karena Marc mengalami serangan jantung. Tim medis yang berada di pinggir pun dengan segera memeriksa kondisi Marc dan setelah 45 menit megalami perawatan, nyawanya tidak bisa diselamatkan.

Nah, itulah beberapa deretan pemain bola meninggal di arena lapangan hijau. Hal ini menjadi salah satu pengingat agar setiap pemain bisa berhati-hati, karena kecelakaan bisa terjadi kapan dan di mana saja. Setiap karir memiliki risiko masing-masing yang hendaknya disikapi dengan penuh kebijakan dan kewaspadaan.

Bursa Transfer Arsenal Terbaru: Kabar Hengkangnya Pemain dan Calon Amunisi

Bursa Transfer Arsenal Terbaru

Sejak awal bulan Januari jendela transfer telah dibuka, bahkan di Premier League jendela transfer mulai ramai sejak awal dibukanya pada tanggal 2 Januari 2021. Banyak rumor yang beredar, beberapa tim telah menggunakan jasa pemain incaran mereka. Tim raksasa asal Inggris Arsenal cukup aktif di dalam jendela transfer kali ini. Banyak rumor yang beredar, beberapa nama menempati daftar bursa transfer Arsenal terbaru. Selain kabar hengkangnya para pemain, pelatih Arsenal juga telah menyiapkan daftar belanja pemain sebagai tambahan amunisi untuk The Gunners.

Pemain yang Dikabarkan Hengkang

Beberapa penggawa Arsenal merasa tidak nyaman sejak Mikel Arteta menukangi Arsenal. Semenjak Unai Emery resmi dipecat oleh manajemen The Gunners sebagai pelatih beberapa pemain yang dulunya menjadi andalan kini ingin hengkang. 

Kabar paling santer dari daftar bursa transfer Arsenal terbaru datang dari bek asal Yunani Sokratis Papastathopoulos menjadi pembicaraan, sejak kepemimpinan diambil oleh Arteta Sokratis sangat minim jam terbang, bahkan di musim 2020 / 2021 nama Sokratis tidak terdaftar di dalam skuad racikan manajer asal Spanyol tersebut.

Selain Sokratis pemain asal Bosnia Herzegovina Sead Kolasinac terlebih dahulu telah memantapkan tekad untuk hengkang dari London. Santer terdengar di bursa transfer Arsenal terbaru sang pemain akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan mantan tim yang sebelumnya sempat dibela Kolasinac Schalke 04. 

Minimnya jam terbang dan kalah saing dengan Kieran Tierney membuat Kolasinac mengambil langkah cepat demi mendapatkan menit bermain yang cukup. Namun tim asal Jerman tersebut memboyong Kolasinac sebagai pemain pinjaman sampai akhir musim 2020 / 2021.

Kabar yang tak kalah panas datang dari sang bintang Arsenal Mesut Ozil. Playmaker flamboyan asal Jerman tersebut selalu menjadi trending topic di bursa transfer Arsenal terbaru. Sempat dikabarkan hengkang dan hendak bergabung dengan DC United, pemain bernomor punggung 10 tersebut juga dikaitkan dengan raksasa Turki Fenerbahce, namun negosiasi antara Arsenal dan tim-tim tersebut belum menemui titik terang.

Gaji yang besar menjadi kendala, Fenerbahce dikabarkan keberatan untuk membayar gaji besar Ozil. Eks Pemain Der Panzer Jerman tersebut menerima gaji hingga 350 ribu poundsterling per pekan di Arsenal.

Selain kabar tersebut pemain muda seperti Ainsley Maitland-Niles, Joe Willock dan Folarin Balogun juga dikabarkan ingin hengkang. Bek muda William Saliba terlebih dahulu telah terbang ke Perancis dan bergabung dengan skuad Nice sebagai pemain pinjaman.

Pemain Incaran yang Berpeluang Datang

Meski skuad Arsenal terbilang gemuk, namun beberapa nama ikut meramaikan bursa transfer Arsenal sebagai incaran Tim Meriam London. Kabar terbaru Arsenal telah berhasil menuntaskan kepindahan pemain muda Hertha Berlin Omar Rekik. Sang pemain yang baru bergabung tak langsung menempati tim utama. Pemuda 19 tahun mengawali karir di London bersama skuad Arsenal U-23.

Kegagalan Arsenal mendaratkan Houssem Aouar ke London pada jendela transfer musim panas membuat Arsenal harus mencari target lain. Julian Brandt menjadi nama teratas dalam bursa transfer Arsenal t Pemain Borussia Dortmund tersebut membuat pemandu bakat Arsenal memfokuskan perhatian lebih kepada Julian. 

Tak hanya Julian Brandt, Arsenal juga melirik pemain dari Divisi Championship Emi Buendia. Namun dari rumor yang beredar pemain kreatif yang merumput bersama Norwich City tersebut dikabarkan enggan bergabung dengan The Gunners dan memilih setia di Carrow Road.

Bursa transfer musim dingin masih bergulir sampai awal bulan Februari nanti. Masih menjadi pertanyaan siapakah pemain yang hendak bergabung dengan Arsenal, akankah pemain incaran pelatih Mikel Arteta dapat menempati skuad The Gunners musim ini atau justru banyak pemain yang hengkang meninggalkan Emirates Stadium. Sangat menarik mengikuti bursa transfer Arsenal terbaru hingga jendela transfer tutup.

Bursa Transfer Inter Milan Akan Libatkan Pemain Gelandang Dari Manchaster United

bursa transfer Inter Milan

Bursa Transfer Inter Milan atau Transfer Window merupakan indikator masa depan sebuah klub bola. Karena setelah evaluasi klub selama satu musim, maka momen inilah yang ditunggu-tunggu penggemar. Untuk tahu apakah tim kesayangan mereka mengubah strategi sampai merekrut pemain-pemain baru atau hanya sebatas merubah rancangan strategi bertanding.

Kali ini bursa transfer datang dari Klub Bola Italia dengan julukan Nerazzurri (biru hitam), il biscione (si ular besar) dan La Beneamata (yang tersayang) atau familiarnya dengan nama Inter Milan. Yang berdiri sejak tanggal 9 Maret 1908 dengan Liga Serie A dan di peringkat 4.

Pemain Gelandang Dari Manchester United

Manchester United, klub bola yang berbasis di Old Trafford, Manchester Raya dan bermain di Liga Inggris sejak tahun 1878. Saat ini berada di peringkat 2, tepat di bawah Liverpool, dengan selisih point klasmen yang tidak begitu jauh. Klub bola yang terkenal di Inggris ini memiliki Jesse Lingard yang menjadi salah satu pemain gelandang.

Akhir-akhir ini Jesse Lingard mulai terlihat lebih sering berada di kursi cadangan daripada diperbanyak jam terbangnya oleh sang pelatih Ole Gunnar Solskjaer. Selain karena performanya yang kurang baik di musim 2019/2020, alasan kuat yang melatar belakangi turunnya performa Jesse yaitu karena adanya banyak masalah lain. Masalah tersebut harus dihadapi di luar lapangan sehingga membuatnya tidak bisa fokus.

Usai Menghadapi Masalah, Gelandang Manchester United Kini Kembali Bersemangat

Sesuai dengan apa yang diungkapkannya pada PA News Agency, Jesse menyampaikan bahwa masa pandemi ini merupakan hal yang tepat baginya untuk kembali ‘pulih.’ Juga terus melakukan evaluasi terhadap hal-hal yang telah terjadi. “Saya sudah berlatih dengan baik di sana dan saya sudah positif, jadi ini jelas menunggu kesempatan saya untuk bermain lagi dan saya akan siap jadi saya dalam kondisi yang sangat baik secara mental, fisik,” tutup Jesse Lingard.

Inter Milan Yang Berniat Mendatangkan Pemain Dari Manchester United

Setelah diketahui beberapa masalah yang tengah dihadapi Jesse Lingard di Manchester United, Jesse masih memiliki kesempatan dan peluang lain. Terlebih untuk meningkatkan performanya, yaitu jika pindah ke klub bola lain yang benar-benar menginginkan performanya sebagai pemain reguler.

Ternyata sosok Jesse Lingard ini menjadi salah satu incaran bagi pelatih klub sepak bola Nerazzurri, Antonio Conte dalam Bursa Transfer Inter Milan. Pasalnya Conte tertarik pada jasa dan wajah pemain yang pernah membela Derby County tersebut.

Akankah Conte Benar Mendatangkan Pemain Gelandang Dari Manchester United?

Namun sayangnya, Conte tidak bisa asal beli pemain. Maka dari itu Jesse akan dipinjam di musim ini oleh Inter Milan, jika tidak ada kendala lainnya. Namun selain itu ada banyak pertimbangan lainnya juga seperti Conte harus melepas Christian Eriksen, yaitu salah satu gelandang serang Inter Milan. Yang didatangkan dari Tottenham Hotspur pada Januari 2020 dengan biaya 20 juta euro.

Christian Eriksen sempat kesusahan untuk beradaptasi dengan Inter Milan. Sampai akhirnya baru-baru ini sang pelatih menemukan peran terbaik untuk Christian Eriksen bertanding di lapangan. Sebenarnya rencana melengser Christian Eriksen diluar pemikiran Conte.

Dengan kata lain, pelatih Inter Milan ini tidak pernah menyebutkan bahwa akan lengser salah satu pemain gelandang serangnya ini. Maka dari itu, ‘meminjam’ pemain gelandang dari Manchester United itu menjadi pilihan terbaiknya untuk saat ini. Dan rumor ‘Inter Milan akan membeli pemain’ selalu ditepis oleh Antonio Conte dalam Bursa Transfer Inter Milan pada musim ini.

Profil Roberto Firmino Sang False-Nine Liverpool

Profil Roberto Firmino

Roberto Firmino merupakan pemain sepakbola asal Brasil yang akhir-akhir ini sedang naik daun. puncak karirnya ini tidak didapatkan secara instan. Melainkan harus melalui semua rintangannya dengan kerja keras. Seperti apakah perjalanan dari Roberto Firmino? Berikut profil Roberto Firmino.

Perjalanan Awal

Roberto Firmino Barbosa de Oliveira adalah pemain sepakbola profesional Tim Nasional Brasil dengan posisi penyerang tengah. Lahir pada tanggal 2 Oktober 1991 di Maceio, Brazil. Pemain dengan tinggi 1.81 meter tersebut merupakan anak dari pasangan Jose Roberto Cordeiro dan Mariana Cicera Barbosa de Oliveira. 

Dirinya bukanlah dari keluarga yang kaya raya. Melainkan keluarga yang miskin dan lingkungan yang tidak sedikit kejahatannya. Bagi seorang Roberto Firmino faktor keuangan bukanlah penghambat kesuksesan seorang. Dengan bakat dan dukungan dari orang sekitarnya, Roberto Firmino memulai karirnya untuk bergabung dengan akademi Clube de Regatas Brasil.

Berseragam TSG 1899 Hoffenheim

Firmino mengawali karir seniornya di klub Figueirense setelah keluar dari akademi Tombense FC. Di Figueirense, Firmino berhasil membantu klubnya hingga mendapatkan tiket promosi ke kasta tertinggi Brasil. Tak berselang lama TSG 1899 Hoffenheim merekrut Firmino untuk bergabung. Pemain asal Brasil itu menandatangani kontrak bersama Hoffenheim untuk lima tahun kedepan. Di klub ini menjadi kali pertama ia bermain di kompetisi eropa.

Pada Januari 2011, Roberto Firmino memulai karirnya di skuad asuhan pelatih Ernst Tanner. Gol pertamanya tercipta pada tahun 2011, ketika Hoffenheim memperoleh poin penuh saat melawan Eintracht Frankfurt dengan skor 1-0. Performanya terus melambung tinggi dan mencetak 3 gol pada 11 penampilan pertamanya. Pencapaian tersebut cukup baik bagi pemain baru yang memulai debutnya di kompetisi Eropa.

Musim 2013/2014 menjadi performa terbaiknya bersama Hoffenheim. Ia berhasil menyumbang 22 gol dari 37 pertandingannya, dimana 16 gol didapatkan pada kompetisi liga. Pada akhir musim itu juga dirinya berhasil mendapatkan gelar Player of the Season.

Menghabiskan empat setengah musim, mampu membantu Hoffenheim promosi ke Bundesliga. Dengan 153 penampilan, Firmino sukses menyumbang 49 gol dan 36 assist untuk klub. Prestasi yang menakjubkan itu berhasil mengantarkannya menjadi Pemain Paling Berkembang Bundesliga 2014/2015. Dengan prestasinya yang gemilang dirinya dapat menarik beberapa top klub Eropa.

Puncak Kejayaan Bersama Liverpool

Pertengahan tahun 2015, Liverpool berhasil mengejutkan jagat transfer liga kasta tertinggi negeri Ratu Elizabeth. Dengan harga 29 juta poundsterling Liverpool berhasil membawa Firmino dari Hoffenheim untuk terbang ke Anfield.

Roberto Firmino mengawali debutnya saat Liverpool melawan Stoke city di kompetisi liga Inggris. Pada era Brendan Rodgers, Firmino tidak mendapatkan banyak waktu bermain. Pemain ini kerap kali terlihat duduk dibangku cadangan. Hingga saat Jurgen Klopp resmi bergabung pada 8 Oktober 2015, Roberto Firmino menunjukkan grafik permainan yang meningkat.

Gol pertamanya bersama Liverpool didapatkan pada saat melawan Manchester City pada 21 November 2015. Tanpa pikir panjang, mantan pelatih Borussia Dortmund itu menempatkan Firmino sebagai penyerang utama. Kehebatannya melampaui ekspektasi, hingga akhirnya pada Januari 2016 dirinya mendapat gelar Player of the Month.

Di musim pertamanya bersama The Reds, dirinya sukses mengantarkan klubnya ke partai final Liga Eropa. Akan tetapi keberuntungan tidak berpihak kepada Liverpool. Kekalahan adu penalti melawan Sevilla gagal mengantarkan mereka menjadi sang juara.

Musim terus berganti, membuat kemampuan Firmino berkembang pesat. Dirinya berhasil membawa Liverpool menjadi juara pada kompetisi Liga Champions 2018/2019 dan menjadi raja Premier League 2019/2020. Hingga Januari 2021, dirinya berhasil tampil sebanyak 269 penampilan dengan mengoleksi 83 gol dan 63 assist bersama The Reds.

Sang False 9 Liverpool

Hal menarik yang ada pada profil Roberto Firmino adalah pemain ini bukanlah penyerang murni. Tidak seperti Sergio Aguero di Manchester City ataupun Benzema di Real Madrid yang tugasnya utamanya membuat gol. Pemain bernomor punggung sembilan itu cenderung bermain sebagai False 9. Dimana tugasnya utamanya bukan mencetak gol akan tetapi membuka celah pertahanan lawan dan membuat serangan.

Keberadaan False 9 berada di formasi tengah akan menarik bek dari pemain lawan. Sehingga akan menciptakan lebih banyak opsi untuk membuat pola serangan. Saat itu terjadi, serangan bisa dilakukan dari samping maupun tengah.